tak lagi banyak bicara

Pernah baca dimana gitu, dalam sebuah riset disebutkan kalau perempuan berbicara sekitar 20000 kata sehari lebih banyak 13000 kata dari rata-rata laki-laki.

Tamapaknya, saya termasuk ke dalam golongan perempuan yang suka ngobrol (in terms bukan berbicara di forum formal dan serius yaaaa). Mungkin karena dikeluarga dibiasakan tiap hari ngobrol, ada ajaa yang diobrolin yaaa hal-hal yang ga penting.  Pas udah pisah kota sama keluarga, ga satu haripun saya absen mengobrol; sama temen kantor lah, temen jemputan, temen kosan,  bahkan mamang2 atau ibu2 jualan.

Sekarang baru sadar, semenjak pindah negara saya sudah jarang ngobrol. Bahkan pernah ada hari-hari dimana saya tidak berucap satu katapun.  Bisa banget karena kondisi orang-orang disini pada sibuk jadi susah dan jarang ketemu sama temen-temen. Tapikan ada temen sekelas, masa ga say hai sama sekali… ya iyaa, cuman ada hari dimana jadwal super padet dan pindah-pindah kelas dimana ga semua mengambil kelas yang sama, atau ga ada hari dimana ga ada kelas jadi saya ngabisin waktu seharian belajar sendiri terus ga ketemu orang sama sekali. Mungkin rasa stress itu muncul, salah satunya karena saya ga bisa berbincang-bincang sebebas dan sebanyak dulu 🙂

Tapi mugkin juga  ini kesempatan buat saya belajar diam, tak lagi banyak bicara hal-hal yang ga penting. Sementara untuk mengurangi kepenatan karena kecerewetan yang terpendam mencoba mengalih bahasakannya kedalam tulisan =D

Tidak Dikategorikan