Alasan pekan ini, ga pulang ke Bandung dan meski ada temen yang ngajakin ke Bandung pun tetep ga tergoda pulang *tumben-tumbenan lah* ituuu biar bisa beberes kamar kosan yang udah kaya kapal pecah 😦 tapi semakin diberesin bukannya makin beres malah tambah pecaaaah…T___T
Dimulai dari lemari baju yang berantakan, walhasil ngeluarin semua baju darI lemari taro di kasur, terus susun dan lipat baju-bajunya di lemari, beberapa harus ada yang disetrika. Maka menyetrika lah si sayah. Setelah kepanasan dan kecapean, si tumpukan baju di kasur teteuuuppp numpuk segunung meski tumpukan di lemari juga udah padet. Oh, Jadii penyebab ketidakrapihan selama ini, karena volume isi lemari yang sudah berlebih -___- setiap beli baju baru ga ada baju yang dibuang atau dihibahkan. Kebingungan menyortir baju yang musti dibuang dan tidak dipakai lagi, beralih ke pojokan lain. Yaitu lemari buku.
Prosedur sama dengan merapikan baju. Keluarkan semua buku-buku dari lemari..susun-susun-susun..sampai terasa rapiih, tapi seperti halnya lemari baju, buku-buku juga udah ga muat lagi di taro di raknya.
Eh, nemu buku-buku seru yang belum dibaca.
Kemudian, teralihkan membaca…
Menanggap agenda beberes selesai dengan hasil: segunung onggokan baju-baju di tempat tidur dan bertumpuk-tumpuk buku yang teronggok di pojokan kamar kosan.-____- oh, kamarnya tidak lebih rapih daripada sebelumnya:(
Belum rapihin pojok alat makan dan pojokan depan kaca untuk memajang alat kecantikan dan kosmetik-yang mungkin banyak diantaranya sudah kadaluarsa, namun ga tega buat ngebuangnyah- belum menyapu dan mengepel. Oh yah, ini kamar kosan. Cuman sepetak. Ga kebayang beberes rumah. Oh. Dan ini barang-barang sendiri.
*tidur dulu*
*Semoga pas bangun, kamar tiba-tiba rapih sendiri*
*iya rapih, dalam mimpi aja*