Duniaku, tak pernah aku memimpikannya.
Dari dulu, aku suka perempuan yang memakai blazer sepertihalnya para pembaca berita zaman dulu. Mereka tampak tau banyak hal dan menawan dengan blazernya.
Aku (pernah) bercita-cita menjadi pembawa berita.
Aku suka melihat Ibu yang pergi bekerja dengan blazer dan roknya. Aku (pernah) bercita-cita menjadi guru.
Ah, Aku suka berbagai macam bentuk variasi blazer dan rok.
Aku (pernah) bercita-cita menjadi designer.
Aku ingin membuat berbagai macam blazer
Aku (pernah) bercita-cita menjadi penjahit.
Tapi, sekarang aku berada di dunia yang tak perlu berblazer ria. Kaospun jadi. Meski kupaksakan, kadang sesekali berblazer. Tapi ini bukan duniaku. Bukan dunia impianku. Bukan sesuatu yang aku sukai dari hati. Aku hanya berusaha menyukai apa yang aku lakukan. Masih berusaha.
Kenapa tiba-tiba ingat si blazer, karena untuk dunia yang sekedar dijalani, kamu mau melepaskan dunia yang dicintai.