Sejauh apapun saya menjauh, sahabat-sahabat saya tetap mendekat.
Padahal, saya sudah membuat mereka menangis.
Seaneh apapun saya, tetap saja mereka menjadi sahabat terbaik buat saya.
Berbagai perangai buruk saya, tampaknya termaklumi, dimengerti oleh mereka.
Ketidakacuhan saya, berbalas doa dari mereka. Selalu memikirkan saya, katanya. Ah selalu.. Saya membuat khawatir banyak orang.
Pelukan malam ini, buat sahabat-sahabat semua..
Terimakasih buat *peluk* sayang jarak jauhnya.
Semoga Allah, senantiasa menyatukan hati-hati kita dalam kebaikan.