Lagi numpuk tenggat waktu dan seperti biasanya…
Malah kelayapan disana..sini… dan nemu video ini.
Ah, langsung suka 🙂
Terus langsung keingetan sama temen saya, temen saya yang dulu sempet curhat merasa dirinya ga cantik.
“Aku kan orgnya emg ga pede an gt nda… trus ditambah gendut dan hitam…tambah ga pedeee”
“…ceunah cowo teh yg diliat duluan fisik gt..”
Sedih banget sama  curhatan temen saya. Heyy, kamu cantik kok, manis gituu… Hitam bukan berarti ga cantik kan, eksotis tauu… dulu orang yang gendut itu dianggap cantik lhoo (ngomong sambil bercermin).
Definisi cantik kan beda, relatif.  Kita bikin definisi cantik versi kita ajaa. Yah, kalau ada cowo-atau siapapun makhluk di bumi- yang ga ngeliat kita cantik, berarti emang beda definisinya sama kita. Ya udah ga apa-apa. Yang penting kita cantik menurut kita kan, menurut definisi yang kita buat sendiri gitu. Di belahan bumi lain, atau di planet lain mungkin definisi cantik versi kita adalah definisi mayoritas disana. Mungkin disini kita ga cantik, di planet antah berantah kita makhluk tercantik se-alam semesta 🙂
 Wait a second,
Why should you care, what they think of you
When you’re all alone, by yourself, do you like you?
Do you like you?
Masalahnya, bukan bagaimana orang lain memandang saya..cantik atau engga. Tapi, bagaimana saya melihat dirisendiri. Pernah nonton acara Oprah, ada seseorang terobsesi buat belanja dan terjerat hutang kartu kredit setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata dia ngerasa ga cantik dan merasa dengan barang-barang yang dibeli dia bisa terlihat cantik dan tau gaaa, padahal dia itu udah cantiiiikkk kaya model gitu lah. Kok bisa yaaa dia ga ngerasa cantik. Ada juga kasus yang dia -ketakutannya untuk tidak terlihat cantik- itu menurun ke anaknya gitu, anaknya juga ngerasa jeleek 😦 padahal sumpaah lucu dan cantiiiikkk anaknya. Ga ngerti, mungkin definisi cantik yang berbeda. Di dalam definisi saya, dia cantik, tapi dalam definisi dia, dia ga cantik.
Jadiii, kita redefiniskan arti kata cantik sendiri. Bikin kamus sendiri 😀