Rumah buat saya adalah pusat kehidupan keluarga. Tak hanya tempat untuk bernaung melepas lelah dan beristirahat. Lebih…lebih dari itu! Rumah buat saya adalah dimana hati-hati berhimpun dalam kasih sayang dan cinta.
Saya setuju dengan pendapat teman satu kampus dulu, bahwa “Orang beli rumah itu membeli budaya lingkungan, tetangga, sahabat sekitar,gak cuma tembok, atap, tanah”.
Saya yang konvensional, yang terlalu banyak berfikir dan tampak seperti sebuah alasan yang saya buat-buat agar saya bisa tetep tenang dikala sebagian besar teman-teman saya sudah mempunyai rumah.
Banyak yang bilang, sampai kapanpun kamu tidak akan pernah mendapatkan rumah sempurna. Bukan-saya sama sekali bukan mencari rumah yang sempurna, hanya rumah yang tepat. Bisa jadi rumah yang terpilih nanti orang melihat beragam kekurangannya. Namun buat saya, rumah tersebut memberikan kenyamanan. Rumah. Saya yakin, suatu hari nanti saya akan menemukan ataupun membangun sebuah rumah impian 🙂