Pertama kali latihan tenis

Hari ini, pertama kali latihan tenis. Ternyata tak semudah kelihatannya dan tak semudah yang dibayangkan. Awalnya merasa ringan-ringan saja mengayun raket, mengejar bola yang begitu lincahnya. Lama-kelamaan raket menjadi berat, pukulan ke bola menjadi melemah, rasanya tangan ini menjadi tak bertenaga.Belum lagi kelincahan bola yang sulit dikendalikan.. lebih sering memungut bola yang berlari kesana-kemari, daripada menikmati raket yang memukul bola.

Latihan pertama tenis bagi seorang super junior seperti saya yang sebelumnya sama sekali belum pernah belajar tenis adalah memantulkan bola ke tembok, memantulkan bola ke raket, memantulkan bola ke tanah.. tapiiii… ternyata bola yang dipantulkan itu selalu berlarian ke arah yang berlainan sehingga membuat saya tergopoh-gopoh untuk memungutnya. Untungnya saya punya patner yang sama-sama belajar dari awal. Jadi latihan kali ini diiringi dengan tawa..menertawakan diri sendiri yang sudah memasang target untuk bisa berpatisipasi di turnamen tenis tahun depan dengan keahlian dan bakat NOL.

Daaan latihan kali ini, saya memakai kemeja lengkap dengan sepatu kerja… *saltum* iyaaa… karena tadinya untuk awalan tidak latihan dulu, hanya menjadi pengamat. Tetapi sang pelatih malah menyodorkan raketnya…”kalau hanya jadi pengamat tidak akan pernah bisa!”..

Pyuuuuhhh…hasilnya lumayan menguras tenaga dan banjir keringat dan menyerah karena tangan sudah berasa pegal-pegal. Sementara rekan saya, sama sekali tak merasakan rasa pegal itu. Mungkin karena sudah lamaaa sekali saya tak berolah raga. Semoga dengan media tenis ini, merupakan sarana buat saya untuk berolahraga secara rutin. BISA karena BIASA…

Semoga saya bisa menjadi muslimah yang kuat ^__^ yosh!

Tidak Dikategorikan